Senin, 22 April 2019

Membangun Komitmen Warga Nahdlatul Ulama (NU)


Membangun Komitmen Warga Nahdlatul Ulama (NU)
Oleh: Ahmad Gojin
(Ketua Tanfidz MWC Nahdlatul Ulama Cibiru)
(04 Februari 2019)
 

 Rasulullah SAW. bersabda: “Doa mustajab (dikabulkan) ketika berkumpul (ijtima) kaum muslimin” (Hadis).
            Untuk membangun komitmen jamiyah (organisasi), jamaah (warga), dan kader Nahdlatul Ulama (NU), maka diperlukan empat (4) pondasi yang kokoh dan konsisten (istiqomah), yaitu: Amaliyah, Fikroh, harokah, dan Ghiroh.
            Pertama, Amaliyah, yakni mengamalkan tradiri-tradisi NU, seperti tawasul, tahlil, qunut, istighosah, shalawat, dan lain-lain.
            Kedua, Fikroh, yakni paradigma berpikir NU, seperti tawasut (moderat), tawazun (pertengah), dan tasamuh (toleran).
            Ketiga, Harokah, yakni gerakan NU, seperti tolong-menolong (gotong royong, kebersamaan, peduli terhadap sesama, dan lain-lain.
            Keempat, Ghiroh, yakni semangat menegakan ajaran Ahlus Sunah wal Jamaah, walaupun harus menghadapi berbagai rintangan dan tantangan yang berat, seperti fitnah, hinaan, dan lain-lain.
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar